Kamis, 01 Oktober 2020

2 Hal Yang Siap Membuat Juragan Kos Pusing Tujuh Keliling

Jadi juragan Kost-kostan, memang bisa menjadi pilihan investasi dan pensiun yang menggiurkan. Bisa punya lahan, dilanjut dengan membangun sejumlah kamar, plus fasilitasnya, kemudian disewakan. Juragan tinggal bersantai dan ngopi, sambil menerima uang sewa kos yang hari - hari ini jelas tidak sedikit jumlahnya.

Keberadaan kos sebagai bagian dari investasi masa depan, memang sudah memiliki daya tarik sejak dahulu kala. Khususnya di Kota Malang yang merupakan Kota Pendidikan dengan banyak kampus yang terus bertumbuh kembang setiap tahunnya. 

Punya investasi properti seperti rumah kos memang sudah lama menjadi pilihan. Bukan hanya bagi generasi tua, namun juga generasi milenial. Hal tersebut di Kota Malang sudah terjadi sejak puluhan tahun yang lalu.

Namun, anda juga harus mulai menyingkirkan jauh - jauh pikiran, bahwa punya usaha kost- kostan itu tinggal membangun, kemudian anda tinggal ongkang - ongkang menikmati hasil. Karena apa?

Ternyata, setidaknya mempunyai bisnis rumah kos akan ada dua persoalan besar yang kerap merongrong kepada pemilik dan pengelola kos. 

Yang pertama, adanya ancaman pendapatan yang tidak stabil dari waktu ke waktu. Hal tersebut terjadi akibat tingkat hunian yang juga tidak stabil, serta juga imbas dari bagaimana seringnya penghuni kos telat bayar atau bahkan menunggak..

Kemudian masalah kedua yang kerap timbul, adalah tidak mudahnya pengelolaan dan manajemen kost-kostan. Seperti bagaimana memastikan jaminan keberadaan air bersih, internet, listrik, hingga memastikan penghuni bisa merasa aman dan nyaman. Sehingga dalam kasus ini, ketika rumah kost terisi penuh, belum juga pemilik serta pengelola mendapat keuntungan yang cukup.

Sehingga untuk mengelola kost -kostan di Kota besar dan berkembang dengan potensi hunian yang luar biasa diperlukan sistem yang terintegrasi penuh, namun mudah dipergunakan dan dioperasikan oleh siapapun, namun juga tetap memberikan kesempatan untuk bisa terus mengembangkan bisnis secara sehat. 

Salah satu yang bisa menjadi pilihan adalah Cokro, sebuah aplikasi agregator dan manajemen kos yang lahir dari Kota Malang. Cokro juga merupakan operator kos virtual, dimana layanan ini meliputi manajemen kost, promosi,  sistem pembayaran satu pintu untuk berbagai tagihan (air, listrik, internet, dll) serta juga sistem neraca laba- rugi yang akan bisa memberikan informasi bagaimana kondisi keuangan dari bisnis kos anda sejauh ini. 

Cokro sendiri memiliki standar kamar kos, yang selain bertujuan membuat nyaman dan aman penghuni kos, juga bisa meningkatkan pendapatan bagi pemilik kos. Karena dengan kondisi kamar yang terstandarisasi, maka juga bisa meningkatkan nilai sewa. 

Standar kamar kos menurut Cokro antara lain seperti ketersediaan air bersih, penyejuk udara, toilet hingga juga jaringan internet nirkabel. 

Selain juga Cokro akan membantu usaha kos dalam berbagai bentuk promosi yang terarah, mulai dari website, media massa hingga media sosial. 

Cokro akan membantu pemilik kos untuk bisa benar - benar menikmati hasil dari investasinya tersebut. Dengan Cokro, para pemilik kos bisa bersantai bahkan liburan namun tetap bisa mengawasi dan melakukan kontrol terhadap properti nya dimanapun dan dari manapun. Jadi, sudah siap anda menggunakan Cokro?


Admin Cokro

admin@cokro.id