Selasa, 06 Oktober 2020

Bisnis Rumah Kos Anda Terdampak Pandemi? Bertani Hidroponik Bisa Jadi Solusinya Lho, Simak!

Menanam dan berkebun sekarang sedang menjadi tren, seiring pandemi Covid-19. Salah satunya adalah, menanam secara hidroponik di rumah, atau di lahan sempit di tengah perkotaan yang kini terus naik daun.

Karena, selain hasil bercocok tanam tersebut bisa dinikmati sendiri, dan terjamin higienitas serta kebersihannya, sayuran yang tidak kita konsumsi juga bisa dijual.

Apalagi banyak dinilai, bahwa menanam sayuran secara hidroponik juga lebih mudah, karena bisa dilakukan di lahan yang minimalis. Salah satunya adalah di area rumah kos.

Seperti dilansir dari grid.id, Founder Kertabumi Recycling Center Ikbal Alexander memaparkan, bahwa metode hidroponik memiliki tujuan untuk menumbuhkan tanaman tanpa media tanah, melainkan cukup hanya air saja. Metode ini tepat bagi lingkungan perkotaan yang memiliki lahan sempit.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa hidroponik akan menjaid solusi bagi masalah besar di lingkungan urban untuk bisa tetap bertani. Yaitu rumah yang tidak memiliki ruang yang cukup untuk bisa mengembangkan pertanian.

 “Sehingga hidroponik merupakan media tanam yang menggunakan air dan desainnya akan bertingkat ke atas," papar Ikbal.

Tentu metode ini sangat tepat dilakukan di dalam kamar kos. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang banyak kamar kos yang kekurangan penghuni, akibat pembatasan – pembatasan sosial dan belum aktifknya kegiatan di lingkungan kampus.

Sehingga tentu dengan hidroponik, anda tetap bisa membuat bisnis rumah kos anda tetap produktif di tengah masa pandemi seperti sekarang.  Anda tentu, bisa menanam berbagai sayuran hijau yang bisa dikembangkan secara hidroponik, seperti, kangkung, sawi, selada tomat dan lainnya.

Dan berikut adalah beberepa kiat yang perlu anda lakukan jika ingin menanam sayur mayor dalam metode hidroponik:


1.    Nutrisi untuk tumbuhan

Seperti umumnya tanaman, sayuran hidroponik juga memerlukan nutrisi yang biasanya didapat tanaman dari tanah dan pupuk.

Namun dalam hidroponik, maka airlah yan akan diberikan nutrisi berupa vitamin.

Vitamin untuk air bisa bermacam-macam, salah satunya nutrisi alami berupa air rendaman beras, olahan dari kencing kelinci, dan rendaman kulit pisang.


2.    Angin

Disamping vitamin, tanaman hidroponik juga sangat memerlukan angin yang akan menghantarkan oksigen. 
Anda bisa menaruh wadah tanaman di dekat jendela atau ventilasi kamar kos. Pastikan bahwa tanaman selalu mendapatkan asupan oksigen dengan baik, supaya bisa bertumbuh dengan baik.



3.    Sinar matahari

Kemudian, anda juga perlu memberikan ruang yang pas agar tanaman bisa mendapatkan asupan sinar matahari dengan baik.

Karena, selain matahari menjadi sumber energi bagi tanaman, juga merupakan kebutuhan utama bagi tumbuhan bisa berfotosintesis.

Selanjutnya, berikan ruang pada tanaman agar bisa menerima sinar matahari.

Memang ada beberapa sayuran yang tetap bisa tumbuh tanpa sinar matahari. Bayam misalnya, yang tanpa matahari juga tetap bisa tumbuh. Namun akan ada perbedaan kualitas antara bayam yang terkena sinar matahari dengan baik dan tidak.

Tumbuhan yang mendapatkan sinar matahari dengan cukup, akan bisa lebih besar, sehat dan tahan penyakit.

Jika kamar kos tidak memiliki sudut yang mudah terpapar sinar matahari, anda bisa menggantinya dengan grow light atau lampu sinar matahari.


4.    Media tanam

Saat ini peralatan bercocok tanam secara hidroponik sudah mudah didapat di berbagai toko online. Namun jika ingin lebih hemat, anda juga bisa memanfaatkan berbagai barang di rumah yang tidak terpakai sebagai media. Contohnya adalah botol bekas.

Jika ingin membuat alat dengan botol bekas, siapkan 1 botol plastik bekas lengkap dengan tutupnya, cutter atau gunting, kain flannel, alat untuk melubangi seperti solder atau paku yang dipanaskan, dan air nutrisi atau pupuknya.

Bagaimana?

Tertarik mencoba menanam menggunakan teknik hidroponik di rumah kos anda, yang sedang sepi?

 

Admin Cokro

admin@cokro.id