Minggu, 02 Mei 2021

Inilah Gambaran Kos Ideal Bagi Mahasiswa Universitas Brawijaya, Pemilik Kos Wajib Simak!

Pada masa sekarang, khususnya jelang kuliah tatap muka, yang rencana digelar pada beberapa bulan mendatang, hampir bisa dipastikan kos-kosan akan kembali diburu para mahasiswa, seperti halnya di Kota Malang, yang dikenal sebagai Kota Pendidikan, yang memiliki puluhan kampus dengan ribuan mahasiswa baru setiap tahunnya.

Lalu seperti apakah gambaran kos-kosan ideal bagi mahasiswa yang perlu diketahui para pemilik rumah kos, agar bisa menggaet konsumen? Berikut ulasanya, seperti dilansir dari Surya.com

Salah sat mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), Guvita menyampaikan, bahwa dalam pemilihan kos,yang pertama dia perhatikan adalah lingkungannya. Lingkungan ini, menurutnya menjadi faktor utama, yang akan berdampak kepada kenyamanan dan mendukung produktivitas nya sebagai mahasiswa.

Sekitaran Kampus Brawijaya, menjadi wilayah strategis untuk kos mahasiswa dengan budget terbatas. Karena mereka akan bisa berhemat dari sisi transportasi. Daerah Kerto, Sumbersari, Sigura –gura, maupun jalan Watu-Watuan menjadi daerah untuk kos paling diincar mahasiswa yang berkuliah di Universitas Brawijaya dan sekitarnya. Karena, selain lokasi nya paling dekat dengan kampus, daerah ini juga punya fasilitas penunjang kehidupan mahasiswa yang lengkap. Mulai dari warung, toserba, hingga foto copyan yang terjangkau.

Jenis kos nya juga sangat beragam di sini. Mulai kosan satu pintu, kos dengan bentuk rumah, atau juga bisa langsung kontrak, dan patungan dengan teman yang lain.

Mahasiswa UB lainnya Tantowi  adalah salah satu anak kuliah yang lebih memilih opsi dengan mengontrak rumah. Lokasi yang dia pilih adalah kawasan Suhat. Dia mengontrak rumah, dengan berpatungan dengan kawan – kawannya yang lain. Jika dihitung, menurutnya, biaya sewa yang dikeluarkan bisa lebih murah jika dibandingkan dengan ngekos sendiri.

Sedangkan Jehan mahasiswa UB yang lain menyampaikan, bahwa jika mahasiswa memilik alat transportasi akan bisa memiliki kebebasan lebih untuk memilih daerah kos. Wilayah Suhat dan Mayjend Panjaitan menurutnya adalah daerah yang cukup ideal. Sehingga ideal tidaknya hunian kos, ternyata tidak hanya ditentukan lokasi yang strategis. Namun juga bergantung kepada fasilitas yang ditawarkan dan budget yang tersedia.

Buat anak kos dengan dana terbatas, harga yang ramah di kantong dengan fasilitas yang mumpuni,t tentu jadi idaman. Oleh karenanya, biasanya kos-kos yang memiliki daerah strategis sudah pasti ludes, alias full booked, khususnya ketika tahun ajaran baru, seperti sekarang – sekarang ini. Pemilik kos, biasanya juga berkompetisi untuk bisa menarik perhatian mahasiswa baru, dengan berbagai promo, fasilitas dan juga diskon. Salah satu model promo yang bisa anda lakukan, adalah dengan bergabung bersama Cokro Host. Karena dalam waktu dekat aplikasi manajemen kos terlengkap di Indonesia ini, juga akan melengkapi diri dengan ‘Cokro’ layanan web dan aplikasi yang diperuntukkan bagi mahasiswa atau konsumen yang ingin mencari kos-kosan.

Dari pengamatan yang dilakukan di daerah Kerto –Kertoan, bisa diketahui bahwa harga sewa kamar kos bagi mahasiswa memang sangat variatif. Bergantung dengan budget masing – masing. Umumnya kos bisa dibayar denga termin dalam bentuk sewa tahunan.

Kelas standar berkisar Rp 5 juta hingga Rp 6 juta, kelas menengah sekitar Rp 9 juta sampai Rp 11 juta, dan kelas atas yang menawarkan harga mulai Rp 15 juta.

 “Harga itu sudah dengan fasilitas lengkap dan wilayah yang strategis. Fasilitas yang didapatkan umumnya berupa lemari, kasur, meja belajar, wifi, kamar mandi, beserta dapur umum,” kata Herlin, salah satu pemilik rumah kos.